ISIS adalah Kelompok keras yang menamakan dirinya Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) saat ini sedang menjadi perhatian dunia, selain masalah Gaza dan Suriah.
Dari beberapa berita yang saya kutip sebelumnya , pihak ISIS mengatakan bahwa ingin mendirikan negara Islam yang sebenar-benarnya. Namun, ada satu foto yang beredar di Twitter dan menjadi gempar karena seseorang yang diperkirakan merupakan anggota ISIS memiliki tato di dada bergambarkan logo Israel.
Dari berbagai sumber yang sudah saya kutip saat ini ISIS Resmi Dilarang Pemerintah Indonesia. Setelah diadakannya rapat kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pemerintah sampai kesimpulan untuk menolak ideologi yang dibawa oleh kelompok militan yang namanya merupakan kependekan dari Islamic State of Iraq and Syria itu (ISIS).
Dengan penolakan ideologi ISIS, konsekuensinya adalah, pemerintah juga melarang pengembangan ideologi kelompok yang ingin membentuk negara Islam tersebut di tanah air. Ini merupakan respons yang cukup cepat dari pemerintah karena dalam beberapa waktu terakhir muncul dukungan dari sebagian kecil rakyat Indonesia terhadap perjuangan ISIS di Irak dan Suriah tersebut.
Dukungan ini mengalir misalnya dari sejumlah situs di internet yang membela ISIS. Ada pula aksi massa di Jakarta yang ditandai dengan munculnya bendera hitam ISIS. Dukungan lain datang dari aksi baiat alias sumpah setia kepada ISIS oleh sebagian kelompok masyarakat.
Pemerintah menegaskan, yang terjadi dalam kasus ISIS bukanlah masalah agama. Melainkan, ideologi yang diusung kelompok militan itu yang diyakini bertentangan dengan ideologi Pancasila. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Djoko Suyanto menyiratkan adanya perbedaan mencolok antara ide ISIS dan Pancasila.

0 comments:
Post a Comment